5 Bahaya yang Patut Diwaspadai Ketika Sedang Berada di Pantai

5 Bahaya yang Patut Diwaspadai Ketika Sedang Berada di Pantai

Para Mania, kita tentu tidak menginginkan liburan yang mengasyikkan berakhir dengan sebuah musibah yang berujung pada kecelakaan bahkan kematian. Perlu para mania ketahui bahwa keindahan alam khususnya pantai Indonesia tidak diragukan lagi baik dimata turis lokal maupun manca Negara. Namun dibalik keindahan itu, tersimpan beberapa bahaya yang selalu mengintai kita kapanpun kita lengah.

Di bibir pantai yang mungkin terlihat indah, bisa saja terdapat beberapa makhluk laut yang bisa melukai kita. Kewaspadaan dan pengetahuan beberapa hewan yang berbahaya ini tentunya bisa menjauhkan kita dari musibah yang tidak kita inginkan. Nah apa saja sih hewan-hewan laut yang bisa membahayakan kita ketika sedang berlibur atau memancing di pantai. Simak penjelasan singkat MM dibawah ini.

Box Jellyfish (Ubur-ubur Kotak)

 

Ubur-ubur kotak

Ada banyak spesies ubur-ubur yang hidup di laut, namun tidak semuanya berbahaya layaknya ubur-ubur kotak. Hampir semua ubur-ubur akan menyengat jika mereka kontak dengan hewan lain, tapi sengatan ubur-ubur kotak bisa berakibat fatal karena bisa-nya termasuk racun yang paling mematikan di dunia. Bisa ubur-ubur kotak akan langsung masuk ke tubuh dan menyerang jantung serta sistem saraf.

Rasa sakit akibat sengatan ubur-ubur kotak dapat menyebabkan korban shock dan tenggelam sebelum mencapai pantai untuk meminta bantuan. Bahkan meskipun sengatannya singkat, rasa sakit yang timbul akan berkepanjangan dan jaringan parut pun bisa terjadi.

Great White Shark (Hiu Putih)

Hiu Putih

Hiu putih merupakan salah satu dari predator besar yang paling terkenal dari lautan di seluruh dunia. Dari 100 atau lebih serangan hiu yang dilaporkan setiap tahunnya, sepertiga hingga setengahnya  dikaitkan dengan hiu putih. Hiu putih memiliki hingga 300 gigi yang berjejer rapi dalam mulut besar mereka. Hiu putih bisa memiliki panjang tubuh lebih dari 15 meter.

Meskipun jumlah hiu putih menurun karena kecelakaan dan penangkapan yang berlebihan, namun masih menjadi bahaya yang nyata di lautan lepas.

Lionfish (Ikan Singa)

Ikan Singa

Meskipun ukuran tubuhnya cukup kecil dibandingkan dengan sebagian besar ikan putih terkenal (great white) lainnya, Lionfish memiliki bisa berbahaya di duri dan siripnya. Lionfish hanya tumbuh maksimal sepanjang 40 cm dan dapat ditemukan di wilayah Indo-Pasifik. Satu sengatan dari Lionfish dapat menimbulkan nyeri parah, sakit kepala, kesulitan bernafas, dan muntah.

Komplikasi berat bisa terjadi jika tidak ditangani dengan baik, tetapi bisa Lionfish jarang berakibat fatal bagi manusia.

Yellow-Bellied Sea Snake (Ular Laut Perut Kuning)

Ular Laut Perut Kuning

Meskipun hanya memiliki taring kecil, namun gigitan ular laut perut kuning bisa sangat berbahaya, bahkan fatal. Ular laut ini memiliki bisa yang lebih beracun dari bisa ular kobra paling mematikan sekalipun dan tidak membutuhkan waktu lama untuk berefek pada korbannya. Bisa jadi gigitannya tidak disadari, namun gejala yang muncul seperti nyeri, kaku, dan kelumpuhan akan muncul dengan segera.

Ular laut ini bisa ditemukan di lautan di seluruh dunia, sebagian besar hidupnya di air dan jarang berada di daratan. Dalam kebanyakan kasus, gigitan ular laut bersifat defensif karena ular laut ini jarang menyerang manusia tanpa alasan.

Stonefish (Ikan Batu)

Ikan Batu

Stonefish merupakan jenis ikan yang paling berbisa diantara semua ikan. Stonefish membawa racun saraf mematikan yang dapat berakibat fatal bagi manusia. Ikan ini tidak mudah dikenali, sulit untuk membedakannya dari batu dan pasir di dasar laut.

Sederet duri sepanjang punggung Stonefish mengandung bisa mematikan yang dapat dilepaskan jika tidak sengaja terlewati atau dimakan oleh ikan lain. Bisa Stonefish akan berakibat fatal jika tidak segera ditangani dalam waktu dua jam.

Nah para mania, selalu waspada ketika kita sedang di pantai yah. Segera lakukan tindakan medis dengan langsung membawa ke rumah sakit/dokter apabila para mania mengalami serangan 5 hewan diatas.

No Comments

Post A Comment